Cara Konfigurasi Queue Tree Pada Akun Trial Hotspot Mikrotik
Assalamualaikum Wr. Wb.
Halo! kali ini saya ingin membuat sebuah postingan tentang cara konfigurasi queue tree pada akun trial hotspot mikrotik.
A. Latar Belakang
Pada sebuah hotspot di mikrotik terdapat sebuah fitur untuk login secara trial tanpa user dan password. Dengan adanya fitur ini client bisa mengakses internet dengan gratis tanpa harus mendaftarkan akun di admin mikrotik. Tetapi dengan adanya fitur ini kita harus bisa membuat sebuah akses internet dengan rata sehingga penggunaan arus data tidak terlalu lama dan banyak menghabiskan biaya maupun daya.
B. Tujuan
- Agar akses dari hotspot dengan login trial mendapat batasan kecepatan akses internet
- Agar ada pembeda antara user dengan login hotspot dengan hotspot trial
C. Pengertian
Queue tree merupakan fitur bandwidth management di Mikrotik yang sangat fleksibel dan cukup kompleks. Pendefinisian target yang akan dilimit pada Queue Tree tidak dilakukan langsung saat penambahan rule Queue namun dilakukan dengan melakukan marking paket data menggunakan Firewall Mangle.
Fitur trial dalam hotspot mikrotik adalah salah satu fitur yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan akses tanpa login terlebih dahulu sehingga bisa mengakses internet secara gratis. Tetapi pada akses trial terdapat sebuah batasan yang membuat seorang client menjadi terbatas untuk menggunakan hotspot tersebut.
D. Alat dan Bahan
- Mikrotik Routerboard
- Laptop
- Kabel UTP
- Akses Internet
E. Waktu Pelaksanaan
Kurang lebih 10 menit.
F. Langkah Pengerjaan
- Buat sebuah hotspot di mikrotik. Setelah anda membuat sebuah hotspot anda membuat sebuah user profile baru untuk menambah sebuah pengaturan trial. Buka menu hostpot di IP>Hotspot lalu klik tab User Profile lalu klik tanda + untuk membuat sebuah user profile baru
- Buat sebuah user profile dengan memasukkan nama user profile, session time lalu anda masukkan pada kolom incoming filter dengan nama terserah anda atau anda bisa mencontoh pada seperti gambar. Setelah itu masukkan nama paket pada kolom incoming packet mark untuk menandai packet yang masuk dan masukkan nama paket pada kolom outgoing paket untuk menandai paket yang keluar pada kolom outgoing packet mark. Setelah membuat sebuah user profile masuk ke tab server profile lalu klik pada profil hotspot yang anda buat lalu klik pada opsi trial dan masukkan user profile trial dengan nama user profile yang anda buat tadi.
- Setelah membuat sebuah user profil buat sebuah firewall mangle jump untuk membuat sebuah jump ke chain hotspot. Pertama masukkan chain dengan forward.
- Pindah ke tab action lalu ubah action menjadi jump lalu masukkan nama target jump yang akan digunakan yaitu hotspot setelah itu klik apply lalu ok.
- Masuk ke jaringan hotspot yang anda buat dan login dengan trial. Pada tampilan login default akan muncul sebuah link untuk login trial diatas kolom login pada user login. Setelah anda login, maka akan muncul sebuah mark packet baru secara dinamis dengan nama paket yang sudah anda masukkan di user profile.
- Buat sebuah queue tree baru di menu queue lalu klik queue tree dengan membuat sebuah parent download dan upload. Karena kebetulan saya membuat 2 jaringan yang berbeda jadi pada parent queue download saya memberikan parent dengan global. Anda bisa mengganti parent dari download dengan interface yang menuju ke client dan pada parent upload anda bisa memberi parent dengan interface ke internet. Pada parent queue anda hanya perlu memasukkan max limit dan tidak memerlukan limit at karena limit at akan menjadi tidak berguna jika anda memasukkan limit at ke parent queue.
Setting Parent Queue Download
Setting Parent Queue Upload
- Setelah membuat parent queue, buat sebuah child queue untuk limit queue ke trial user dengan parent sesuai dengan jenis download atau upload jadi pada kolom parent anda bisa isi dengan parent download atau upload lalu berikan limit at dan max limit. Untuk burst limit anda bisa menambhkannya atau tidak.
- Setelah anda membuat semua queue yang dibutuhkan coba untuk berselancar internet dengan hotspot yang menggunakan login trial dan anda bisa melihat di queue akan terjadi limitasi pada queue yang dibuat.
G. Kesimpulan
Dengan menggunakan limitasi seperti akan terdapat sebuah perbedaan untuk kecepatan dan akan membuat prioritas mana yang membutuhkan bandwidth besar dan mana yang tidak membutuhkan bandwidth besar.
H. Referensi
Demikian post saya hari ini semoga bermanfaat dan sampai jumpa di post saya selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.












Comments
Post a Comment