Hari Ketiga Training MTCNA Dengan Pak Ziad Sobri


Assalamualaikum Wr. Wb.
Halo! kali ini saya ingin membuat sebuah postingan tentang Training MTCNA Hari ke 3 bersama Pak Ziad Sobri.



A. Latar Belakang
Training MTCNA berlangsung selama tiga hari dan hari ini merupakan hari terakhir untuk training MTCNA serta sertifikasi MTCNA sehingga kita akan diuji pada hari ini apakah kita kompeten untuk mendapat sebuah sertifikat MTCNA apa tidak. Untuk hari ini materi pembahasan MTCNA adalah melanjutkan firewall pada hari kedua, QoS dan Tunnels.
B. Tujuan
- Untuk memahami materi pembahasan MTCNA serta menjalani sertifikasi MTCNA
C. Alat dan Bahan
- Mikrotik Routerboard
- Laptop
- Kabel UTP
- Akses Internet
D. Waktu Pelaksanaan
Pukul 8 sampai selesai
C. Materi Pembahasan
Pada hari ini kami melakukan training hari ketiga yang merupakan hari terakhir dari training MTCNA bersama Pak Ziad. Materi yang disampaikan Pak Ziad pada hari ini adalah materi QoS dengan Simple Queue dan penerapan burst limit, tunneling dengan menggunakan IPIP dan PPTP.

QoS adalah akronim dari Quality of Service atau jaminan layanan yang pastinya nanti akan memberikan layanan secara merata sehingga para client merasakan adanya pelayanan yang maksimal tanpa adanya 1 user yang memonopoli service yang diberikan. Dengan adanya QoS tidak semata-mata membagi bandwidth yang akan diberikan pada user suatu jaringan, tetapi juga termasuk pada service yang lain seperti pada pelayanan kecepatan, delay, loss data dan sebagainya. Salah stu QoS di Mikrotik yang bisa diimplementasikan adalah Queue yaitu digunakan untuk membagi bandwidth dan prioritas pelayanan kepada user dan pada queue ada sebuah fitur yaitu burst limit.

 Queue ini bekerja dengan cara mengantrikan paket yang lewat router mikrotik sesuai dengan pengaturan yang dibuat untuk pengatrian tersebut. Sistem pengantrian di queue juga terdapat beberapa tipe yaitu seperti FIFO, PCQ dan sebagainya. Selain itu terdapat beberapa fitur lain yang digunakan untuk membuat prioritas user yang mendapat kecepatan tertentu dan ada juga fitur yang memerikan user kecepatan yang lebih tinggi pada waktu tertentu yang disebut dengan burst limit.

Pada router mikrotik juga mendukung salah satu protokol tunneling untuk membuat sebuah jaringan privat melalui media internet. Sehingga dengan menggunakan perangkat mikrotik kita bisa mambuat sebuah jaringan lokal secara virtual yang menggunakan fasilitas media penghubung yang tidak disediakan secara mandiri atau menumpang infrastruktur yaitu internet. Untuk protokol yang digunakan sebagai protokol tunneling contohnya adalah IPIP tunnel, PPTP, Gre Tunnel

D. Kesimpulan
Dengan menggunakan mikrotik, kita bisa menggunakan fitur yang cukup lengkap untuk membuat sebuah jaringan dengan kualitas layanan yang bagus dan sudah mendukung untuk tunneling.

E. Referensi
Demikian post saya kali ini semoga bermanfaat dan sampai jumpa di post saya selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.



Comments

Popular posts from this blog

Aplikasi E-Learning Moodle

Sharing Bareng Mas Aji || Linux Basic

Mengenal FreeBSD