Training MTCRE Hari Kedua Bersama Pak Ziad Sobri
















A. Pendahuluan

1. Pengertian

MTCRE adalah training atau pelatihan yang memberikan pelatihan kepada pesertanya untuk mengenal lebih jauh tentang routing walaupun pada MTCNA sudah diberikan materi tentang routing. Berbeda dengan MTCNA, MTCRE memiliki prasyarat untuk mendapatkan sertifikat ini yaitu harus sudah memiliki sertifikat MTCNA. MTCRE lebih berfokus pada routing dan interkoneksi antar jaringan.

2. Latar Belakang dan Batasan Permasalahan

Pelatihan MTCRE di latar belakangi kedatangan dari Pak Ziad Sobri selaku trainer Mikrotik yang datang ke BLC Telkom Klaten untuk silaturahim dan memberikan pelatihan kepada guru dan teman-teman yang ingin mendapatkan pelatihan MTCNA dan MTCRE. Batasan permasalahannya adalah pelatihan ini mencakup bagaimana cara melakukan routing dengan berbagai protokol routing menggunakan perangkat router Mikrotik.

3. Maksud dan Tujuan

Training MTCRE ini memiliki maksud dan tujuan agar peserta mendapatkan materi MTCRE

4. Hasil Yang Diharapkan

Peserta mampu menerapkan ilmu dari pelatihan yang diberikan.

B. Alat dan Bahan

  • Mikrotik RouterBoard 
  • Kabel LAN / UTP
  • Akses Internet
  • GNS3

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan MTCRE ini mulai dari pukul 8 pagi hingga 10 malam dengan diselingi istirahat untuk melaksanakan sholat dan istirahat untuk makan.

D. Proses dan Tahapan Kerja

Training MTCRE pada hari kedua lebih banyak membahas untuk routing dan VLAN. Routing yang dibahas adalah routing menggunakan OSPF. OSPF sendiri meruapakan akronim dari Open Shortest Path First dimana routing ini termasuk dalam routing link state untuk IGP atau Interiror Gateway Protocol. Pak Ziad menjelaskan kalau OSPF ini menggunakan algortima djikstra dan menggunakan path cost untuk menentukan jalur untuk melewatkan sebuah paket.

Selain OSPF Pak Ziad juga menambahkan materi untuk VLAN. VLAN ini digunakan untuk mengatasi keterbatasan port Ethernet yang ada di router. Fungsi utama dari vlan ini adalah membagi Broadcast Domain seolah-olah terdapat beberapa LAN. Pada Mikrotik sudah bisa membuat VLAN sebanyak 4095 segmen dan pada VLAN terdapat dua parameter yaitu core port dan edge port atau biasa disebut trunk port dan access port.

Untuk kedua materi yaitu OSPF dan VLAN juga diberikan lab untuk mencoba bagaimana cara kerja dari OSPF dan VLAN menggunakan GNS3 karena keterbatasan peralatan sehingga harus menggunakaan GNS3. Berikut topologi untuk OSPF dan VLAN beserta apa saja yang dilakukan

Setelah penyampaian materi da beberapa lab yang dilakukan, kita juga melakukan tes sertifikasi MTCRE untuk peserta yang sudah lulus MTCNA. Pada test ini saya sedikit kesusahan sebab banyak materi yang belum terlalu saya kuasai tetapi alhamdulillah saya berhasil lulus dengan nilai yang cukup memuaskan yaitu 70%

E. Hasil Yang Didapatkan 

Dari apa yang sudah disampaikan oleh Pak ZIad dan beberapa Lab yang diberikan kita mendapatkan hasil berupa bisa mengonfigurasi OSPF menggunakan Mikrotik dan VLAN serta memahami konsep untuk OSPF dan VLAN

F. Temuan Permasalahan 

Temuan permasalahan pada saat pelatihan yaitu susahnya memahami materi untuk OSPF karena OSPF memiliki cakupan materi yang luas.

G, Kesimpulan Yang Didapatkan

Dari pelatihan MTCRE bisa disimpulkan OSPF merupakan salah satu teknologi routing dynamic untuk IGP dan VLAN merupakan cara untuk membuat sebuah jaringan LAN secara virtual.

H. Referensi dan Daftar Pustaka

Comments

Popular posts from this blog

Aplikasi E-Learning Moodle

Sharing Bareng Mas Aji || Linux Basic

Mengenal FreeBSD