Training MTCRE Hari Pertama Bersama Pak Ziad Sobri
Assalamualaikum Wr. Wb.
Halo! kali ini saya ingin membuat sebuah postingan tentang Training MTCRE hari ke 1 Bersama Pak Ziad Sobri.
A. Latar Belakang
Training MTCRE merupakan salah satu pelatihan tingkat menengah yang ada di mikrotik. Pada kesempatana kali ini Pak Ziad Sobri selama 2 hari akan memberikan pelatihan MTCRE dan hari ini merupakan hari pertama MTCRE.
B. Tujuan
- Untuk memahami materi pembahasan MTCRE
C. Materi Pembahasan
Hari ini kami menjalani pelatihan MTCRE hari pertama dengan Pak Ziad Sobri. Hari ini kami membahas tentang dasar routing atau mereview materi routing pada training MTCNA kemarin. Pada awalnya kami diberikan lab tentang routing dengan kesulitan sedikit ditingkatkan daripada saat MTCNA kemarin. Pada lab pertama kita diberikan topologi seperti pada gambar.
Dengan topologi seperti pada gambar kita diminta untuk membuat PC HostInet bisa di ping oleh ClientPC3 menggunakan routing static dengan beberapa ketentuan seperti R1 hanya diberikan 2 routing static, R2 dan R4 hanya bisa 1 routing static dan R3 route default ke R2 dan R4 serta melakukan NAT ke R2 dan R4.
Setting Route R1
Hasil Route Static ditunjukkan pada route AS
Setting Route Static R2
Setting Route Static R4
Setting Route R3
Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah load sharing sehingga satu destination address terdapat dua gateway yang jika salah satu terdapat masalah bisa menggunakan gateway cadangan yang dipasang pada routes. langkahnya tinggal anda membuat sebuah route static baru dengan contoh menggunakan default route dan gateway tinggal anda isi dengan dua gateway ISP yang anda dapatkan. Sehingga dengan routing seperti ini kita bisa melewati gateway mana dengan algoritma round robin atau secara acak menggunakan gateway mana dan untuk verifikasi anda bisa coba traceroute dengan minimal 3 komputer dan harus secara bersama-sama.
Setting Route load sharing
Lab selanjutnya adalah kita diminta untuk membuat route route dengan 2 jaringan ISP dan jika salah satu ISP mati maka akan diarahkan ke ISP lainnya dan caranya bisa menggunakan fitur check ping gateway dan ping gateway ini bekerja sekitar 20 detik agar bisa dideteksi bahwa route dengan gateway ini sudah mati. Check gateway dimasukkan pada gateway utama dan pastikan distance pada gateway utama memiliki distance lebih kecil daripada distance milik gateway cadangan.
Menambah route baru ke ISP R2
Menambah route baru ke ISP R3
Hasil Route
Pada sesi kedua kita difokuskan untuk routing dinamis dan yang difokuskan menggunakan routing OSPF. OSPF merupakan salah satu routing yang memilikii kemampuan link state atau bisa deteksi status link dan menggunakan algoritma Djikstra atau algoritma yang digunakan untuk pencarian jarak terpendek.
Pada kali ini saya akan memberikan salah satu contoh penggunaan OSPF sederhana dengan mikrotik. Pada routing OSPF ini kita diminta untuk tidak menggunakan area backbone jadi kita membuat sebuah area sendiri dan merutekan semua IP dengan status DAC yang ada di router.
D. Kesimpulan
Dengan training MTCRE pada hari ini bisa disimpulkan bahwa routing adalah membuat sebuah jalan paket data dan route bisa menggunakan route static dan route dinamis.
E. Referensi
Demikian post saya kali ini semoga bermanfaat dan sampai jumpa di post saya selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.










Comments
Post a Comment